DPRD Jabar Lakukan Hearing Dialog Bersama SMA/SMK se-Kota Depok

DEPOK, Titimangsa -Pimpinan beserta Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan agenda kegiatan Hearing Dialog dengan tema “Alih Kelola Jenjang Pendidikan SMA/SMK Dalam Rangka Peningkatan Pendidikan Tingkat Menengah” bersama para pemangku kepentingan bidang pendidikan di Kota Depok, Kamis (18/5/2013). Bertempat di SMAN 4 Kota Depok, para peserta Hearing Dialog yang merupakan para perwakilan sekolah-sekolah menengah atas dan kejuruan di Kota Depok mengutarakan aspirasi-aspirasinya perihal permasalahan pendidikan.

Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanagara dalam kesempatan tersebut menjelaskan, dengan dilakukannya hearing dialog ini menghasilkan beberapa catatan yang didapatkan, dan menjadi perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat. Khususnya dalam permasalahan sosialisi sekolah gratis di Kota Depok, kesejahteraan guru, dan polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Bahwa tadi kita dengar masih ada kekurangan untuk sekolah gratis di Depok, permasalahan kesejahteraan guru, dan permasalahan tarik menarik murid dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) antara negeri dan swasta, ini menjadi perhatian bagi Kami” ujarnya.

Selain itu, Irfan pun menyayangkan permasalahan terkait kesejahteraan para guru swasta di Kota Depok yang belum mendapat perhatian.

“Kita juga perhatikan tadi guru swasta masih kerja 36 jam dibayar 24 jam, ini kan Depok dengan keadaan kota seperti ini masih ditemukan hal seperti ini, apalagi yang di tempat lain” katanya.

Menurutnya dengan hearing dialog seperti ini, membuat pihaknya dapat lebih memahami regulasi-regulasi lokal, sehingga untuk selanjutnya akan dibuat regulasi kedepannya oleh DPRD Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu salah satu peserta Hearing Dialog Saepul Anwar mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ini dirinya berharap bukan hanya sebagai bahan wacana saja, namun kedepan aspirasi-aspirasi yang telah disampaikan dapat direalisasikan.

“Semoga dengan hearing dialog ini aspirasi-aspirasi yang sudah disampaikan oleh teman-teman tadi dapat direalisasikan, dan bukan hanya sekedar wacana saja” ucapnya.

Ia pun optimis dengan telah dilakukanya alih kelola jenjang pendidikan SMA/SMA dari Kabupaten/Kota ke Provinsi dapat memberikan dampak yang lebih positif bagi kualitas pendidikan di Jaw Barat.

“Saya yakin dan optimis dengan alih kelola SMA/SMK yang dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi ini dapat memberikan dampak yang positif, dan mampu mendongkrak kualitas pendidikan tingkat menengah di Jawa Barat” pungkasnya.

*(Red.1

 

 border=

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply