Mitos dan Sejarah Wisata Kawah Putih Ciwidey

Titimangsa, CIMAHI – Cantik, indah dan eksotis, itulah beberapa kata untuk menggambarkan tempat wisata Kawah Putih Ciwidey.  Tempat wisata yang terletak di Jalan Raya Soreang Ciwidey, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan yang menyukai panorama alam.

Tapi, tahukah anda bahwa Kawah Putih Ciwidey memiliki sejarah yang unik dan mistik? Dedi Heryana, Humas Wisata Kawah Putih Ciwidey akan menceritakan sejarah singkat tentang wisata tersebut.

Kawah putih yang anda lihat saat ini sebetulnya merupakan kawah Gunung Patuha. Namun, nama tersebut ternyata kalah populer dan para wisatawan lebih mengenal dengan nama Kawah Putih Bandung karena memang tanah dan airnya berwarna putih.

Gunung Patuha di daerah Bandung Selatan dianggap oleh masyarakat sekitar Ciwidey sebagai gunung tertua. Nama Patuha konon berasal dari kata Pak Tua (Sepuh), sehingga masyarakat setempat juga sering menyebutnya Gunung Sepuh. Lebih dari seabad yang lalu, Puncak Gunung Patuha dianggap angker oleh masyarakat setempat sehingga tak seorangpun berani menginjakkan kaki, oleh karena itu keberadaan dan keindahan alamnya pada saat tersebut tidak diketahui orang.

Pada abad ke-19 atau sekitar tahun 1980-an, seorang peneliti berkebangsaan Belanda, Dr. Franz Wihelm Junghuhn mengadakan perjalaan ke wilayah Bandung Selatan. Ketika sampai di kawasan tersebut, Junghuhn merasakan suasana yang sangat sunyi dan sepi. Tak seekor binatang pun melintas di situ.

“Ia kemudian menanyakan kepada penduduk setempat, dan menurut masyarakat, kawasan puncak Gunung Patuha sangat angker karena dianggap tempat bersemayamnya arwah para leluhur serta pusat kerajaan bangsa jin,” terang Dedi.

Cerita dan misteri tentang Kawah Putih terus berkembang dari satu generasi masyarakat ke generasi masyarakat berikutnya. Hingga kini mereka masih percaya bahwa Kawah Putih merupakan tempat berkumpulnya roh para leluhur.

“Meski memiliki cerita yang agak angker, namun seiring perkembangan zaman, kawasan Wisata Ciwidey malah semakin diminati oleh para wisatawan,” kata Dedi.

Kawah Putih Ciwidey menjadi salah satu wisata favorit buruan para pecinta suasana alam pegunungan dan kesejukan udara dengan keheningan alamnya. Hanya untuk bisa merasakan sensasi eksotis dan romantisme alam sekitar kawah yang super elok dan indah.

Maka tak heran apabila setiap akhir pekan, apalagi waktu liburan tiba, kawah di kawasan wisata Ciwidey ini, tepatnya di pegunungan Patuha. Pasti selalu ramai dan dipadati pengunjung atau wisatawan baik asal Bandung sendiri maupun luar daerah juga mancanegara.

“Penasaran aja, belum pernah soalnya. Ini baru pertama kali. Tempatnya cukup bagus, sayang lagi hujan jadi ga bisa liat kawahnya yang jelas,” tutur Adi (20), salah seorang wisatawan dari Kota Bandung.

)* Ferry Bangkit Rizki

 border=

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply