Hidup Positif Bersama Komunitas GRAHA

Titimangsa, BANDUNG – Melihat fenomena pergaulan remaja saat ini yang semakin bebas dan keluar batas. Komunitas GRAHA (Gerakan Remaja Anti HIV dan AIDS) hadir atas kepedulian mereka terhadap pergaulan remaja, terutama menyangkut bahaya penyakit HIV dan AIDS.

Komunitas yang dibentuk dan didirikan pada 20 Oktober 2010 lalu di Bandung ini bertujuan agar para remaja bisa lebih memaksimalkan waktu dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Ketua GRAHA, Diki (19) mengatakan, dinamakan GRAHA karena pencetusnya merasa khatir dengan perilaku remaja zaman sekarang. Selain itu, GRAHA merupakan wadah yang menanungi para remaja agar mampu aktif dan menyalurkan ide-ide kreatif dalam mengisi waktu luangnya.

“Dengan komunitas ini mereka bisa aktif  menyalurkan ide-ide dan membuat event-event yang menarik sehingga terlihat muncul jiwa kreatifitas anak muda yang positif,” kata Diki saat di temui di Taman Musik, Jalan Belitung, Kota Bandung, Minggu (26/02).

Komunitas GRAHA sudah melakukan penyuluhan seperti ke daerah Majalengka, Sumedang dan Garut. Kemudian bakti sosial yang kemarin dilakukan ke korban bencana longsor di daerah Sumedang. Selain itu seminar, workshop, dan training seputar pendidikan dan kesehatan.

“Untuk sekarang ini sedang ada event yang nantinya akan mengerucut ke Festival Bandung Sadar serta dalam rangka hari AIDS sedunia. Seperti kegiatan Ngoseh (Ngobrol Sehat) yang dilaksanakan setiap sabtu sore di Taman Musik, ini merupakan salah satu event Bandung sadar kesehatan,” ujarnya.

Mahasiswa Unikom ini mengatakan, Event Festival Bandung Sadar ini terdiri dari beberapa rangkaian yaitu di antaranya, Bandung sadar kesehatan, Bandung sadar pendidikan, Bandung sadar taubat, Bandung sadar waktu, Bandung sadar perjuangan dan lainnya.

“Graha ini punya beberapa cabang yaitu dari Sumedang, Garut, Majalengka, Subang dan pusatnya Bandung. Kalau di cabang anggotanya sendiri umumnya masih pelajar tetapi di Bandung ini kebanyakan mahasiswa tetapi umum juga ada,” paparnya.

Salah satu anggota GRAHA Garut, Diah (19) mengatakan, meski baru ikut serta dalam program dan kegiatan GRAHA sekarang, dirinya sudah sejak dari SMA bergabung dengan GRAHA. Menurutnya, selain memberikan edukasi tentang bahaya HIV/AIDS, GRAHA menjadi tempat baginya agar semakin dekat dengan sang pencipta.

“GRAHA itu selain tentang HIV dan AIDS juga mengajak kita untuk lebih dekat pada Allah dengan programnya Bandung sadar taubat dan harapan kedepannya bisa menggrahakan Indonesia dan menyebarkan virus-virus positif,” katanya.

)* Rina Marlina

 

 border=

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply